Bayi Biru Saat Lahir, Waspadai Penyakit Jantung Bawaan

17 Apr

Bayi Biru Saat Lahir, Waspadai Penyakit Jantung Bawaan,- Para orang tua pastinya akan cemas dan panik ketika melihat tubuh si kecil mendadak berubah menjadi biru, ditambah lagi jika saat itu anak menangis dan nafasnya tidak stabil.

Bayi Biru Saat Lahir, Waspadai Penyakit Jantung Bawaan

Beda halnya dengan bayi kuning yang dianggap normal diderita oleh bayi yang baru lahir, namun jika bayi yang baru lahir terlihat membiru, akan menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua.

Bayi Biru Saat Lahir, Waspadai Penyakit Jantung BawaanMenurut Prof dr Ganesja Harimurti SpJP, dokter spesialis jantung anak di Siloam Heart Institute (SHI), memperingatkan bahwa orangtua harus waspada bila bayi baru lahir mereka menunjukkan tanda-tanda biru di bagian tubuhnya. Hal ini tidak hanya merujuk pada masalah pada paru-paru, tetapi juga masalah kelainan jantung yang dibawa sejak pembentukan jantung di dalam kandungan.

Penyakit jantung bawaan yang ditandai dengan gejala biru biasanya dapat dilihat pada mukosa bibir (lapisan dalam bibir), kuku tangan dan kaki, ujar dr Ganesja Harimurti.

Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan jantung yang dibawa sejak lahir, penyakit mudah sekali dikenal karena menimbulkan warna kebiruan pada bayi, apalagi saat bayi menangis. Di Indonesia sendiri terdapat sebanyak 8 dari 1.000 kelahiran yang dilahirkan dengan penyakit jantung bawaan. Jika jumlah penduduk Indonesia 200 juta dan angka kelahiran 2%, maka jumlah penderita PJB di Indonesia bertambah 32.000 bayi setiap tahun.

Secara garis besar, PJB dibagi dua kelompok, yaitu PJB biru (sianotik) dan PJB nonsianotik.

  • PJB biru (sianotik)
    lebih cepat menimbulkan gejala dan paling mudah dikenali. Gejala yang paling sering ditemukan adalah bayi menjadi biru saat menangis (bibir, kuku, dan lidah menjadi biru). Wajah bayi tampak pucat dan biru, ujung kaki dan tangan juga kuku, terlihat kebiruan akibat kurangnya aliran darah.
  • PJB non-sianotik
    PJB yang tidak menimbulkan warna kebiruan pada anak. PJB nonsianotik umumnya menimbulkan gejala gagal jantung, ditandai dengan sesak yang memberat saat menetek/beraktivitas, bengkak pada wajah, anggota gerak, dan perut, serta gangguan pertumbuhan yang menyebabkan kekurangan gizi.

Apabila Anda melihat adanya warna kebiruan pada salah satu bagian tubuh bayi. Segera periksakan si kecil ke dokter, karena bayi biru bisa menjadi tanda dan gejala adanya kondisi kesehatan yang serius pada bayi.

Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat.

Posted by Rahasia Herbal

Baca juga :

Bayi Biru Saat Lahir, Waspadai Penyakit Jantung Bawaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *