Tumor Payudara serta Penyebab dan Gejalanya

12 Dec

Tumor Payudara serta Penyebab dan Gejalanya,- Tumor payudara merupakan ancaman yang sangat serius bagi kaum wanita. Bagaimana tidak, prevelensinya menempati urutan wahid jenis tumor paling banyak pada wanita, baik di dunia maupun di indonesia. Untuk itu, wanita harus lebih waspada dengan rutin melakukan pemerikasaan pada payudaranya.

Benjolan pada payudara akan membuat takut dan resah semua orang. Namun mereka belum tahu secara pasti apa yang menjadi penyebab tumor payudara. Pada artikel kesehatan kali ini kami akan menyajikan informasi lebih dalam mengenai tumor payudara.

Tumor Payudara serta Penyebab dan Gejalanya

Tumor Payudara serta Penyebab dan GejalanyaTumor jinak pada payudara umumnya membentuk benjolan pada payudara. Kondisi ini terjadi ketika ada sel-sel payudara yang berkembang secara tidak normal dan cepat. Namun tidak semua benjolan pada payudara bisa katakan sebagai tumor.

Lalu Apa yang Menjadi Penyebab Tumor Payudara?

Menurut Moningkey dan Kodim, penyebab spesifik tumor payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya tumor payudara diantaranya :

  • Pengaruh benjolan jinak yang dimiliki
    Memiliki benjolan jinak bukan berarti Anda mengidap tumor payudara, tetapi benjolan tertentu mungkin bisa meningkatkan risiko Anda. Perubahan kecil pada jaringan payudara Anda, seperti pertumbuhan sel yang tidak lazim dalam saluran atau lobulus, bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena tumor payudara.
  • Pengaruh genetik dan kesehatan keluarga
    Jika anda memiliki keluarga inti yang mengidap tumor payudara, maka resiko anda untuk terkena tumor payudara akan meningkat.
  • Faktor Usia
    Seiring bertambahnya usia, risiko tumor juga akan meningkat. Kanker payudara umumnya terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun yang sudah mengalami menopause. Sekitar 80 persen kasus tumor payudara terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun.
  • Risiko Paparan Radiasi
    Risiko Anda untuk terkena tumor payudara juga bisa meningkat jika sering terpapar radiasi atau akibat prosedur medis tertentu yang menggunakan radiasi seperti rontgen dan CT scan.
  • Risiko Paparan Estrogen
    Risiko terkena tumor payudara akan sedikit meningkat akibat tingkat paparan terhadap estrogen dalam tubuh.
  • Pengaruh Terapi Penggantian Hormon
    Terapi penggantian hormon kombinasi memiliki risiko sedikit lebih tinggi daripada terapi penggantian hormon estrogen. Tetapi keduanya tetap dapat mempertinggi risiko terkena tumor payudara. Risiko ini juga akan meningkat seiring durasi terapi, tapi akan kembali normal setelah Anda berhenti menjalaninya.
  • Pengaruh Kelebihan Berat Badan Atau Obesitas
    Kelebihan berat badan setelah menopause dapat menyebabkan peningkatan produksi estrogen sehingga risiko kanker payudara akan meningkat.
  • Konsumsi Minuman Keras
    Sebuah penelitian telah dilakukan terhadap 200 wanita pengonsumsi minuman keras dan 200 wanita bukan pengonsumsi minuman keras. Hasilnya menyatakan bahwa anggota kelompok pengonsumsi minuman keras bisa terserang tumor sebanyak tiga orang lebih banyak. Risiko tumor payudara akan meningkat seiring banyaknya jumlah minuman keras yang dikonsumsi.

Inilah Gejala Tumor Payudara yang Umum Terjadi

  • Penebalan benjolan di Sekitar Payudara
  • Perubahan Ukuran dan Bentuk Payudara
  • Terdapat Kerutan Disekitar Payudara
  • Keluarnya Cairan Dari Puting Secara Tiba-Tiba
  • Nyeri Tidak Kunjung Hilang Di Bagian Tertentu Payudara
  • Payudara Tampak Kemerahan dan Bengkak
  • Puting Masuk ke Dalam
  • Gatal, Bersisik dan Ruam di Puting Susu

Lalu Hal Apa Saja yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Timbulnya Tumor Payudara?

Pencegahan secara total untuk tumor payudara sulit diketahui karena penyebab tumor ini belum diketahui secara pasti. Tetapi ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk menurunkan resiko tumor payudara.

Langkah utamanya adalah dengan menerapkan gaya hidup yang sehat. Misalnya mengurangi konsumsi makanan berlemak, menjaga berat badan yang sehat dan ideal, teratur berolahraga, serta membatasi konsumsi alkohol. Cara-cara tersebut tidak hanya bisa menurunkan risiko tumor payudara, tapi juga mencegah berbagai penyakit lain.

Selain gaya hidup, penelitian juga menunjukkan bahwa wanita yang pernah menyusui memiliki risiko lebih rendah untuk terkena kanker payudara. Hal ini mungkin terjadi karena masa ovulasi mereka menjadi tidak rutin saat sedang menyusui sehingga tingkat estrogen tetap stabil.

Setelah mengehahui mengenai tumor payudara, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan solusi apabila anda mengalami salah satu gejala yang telah disebutkan diatas. Mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Semoga artikei ini bermanfaat, salam sehat

By Rahasia Herbal QnC Jelly Gamat

Baca juga : Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi

Tumor Payudara serta Penyebab dan Gejalanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *